Primary tabs

Artikel Kesehatan : BENTUK DUKUNGAN SOSIAL dan DEPRESI PADA LANSIA DIPANTI SOSIAL

Kebutuhan  dasar  manusia  merupakan  unsur-unsur  yang  dibutuhkan  oleh  manusia  yang bertujuan  untuk  mempertahankan  kehidupan  dan  kesehatan.  Menurut  Abraham  Maslow kebutuhan  dasar  manusia  terdiri  dari  kebutuhan  fisiologis,  kebutuhan  keamanan  dan keselamatan,  kebutuhan  mencintai  dan  dicintai,  kebutuhan  harga  diri,  dan  kebutuhan aktualisasi  diri.  Demensia  merupakan  suatu  kondisi  dimana  seseorang  mengalami penurunan  atau  gangguan  kognitif  yang  terjadi  secara  perlahan  yang  pada  akhirnya  akan mengalami  penurunan  kemampuan  sehingga  dapat  mengganggu  aktivitas  dan menyebabkan  kurang  terpenuhinya  kebutuhan  dasar  pada  lansia  seiring dengan bertambahnya usia.

Menua bukanlah suatu penyakit, tetapi merupakan proses berkurangnya daya tahan tubuh dalam menghadapi rangsangan dari dalam maupun luar tubuh. Walaupun demikian, memang harus diakui bahwa ada berbagai penyakit yang sering menghinggapi kaum lanjut usia. Proses menua sudah mulai berlangsung sejak manusia mencapai usia dewasa, misal dengan terjadinya kehilangan jaringan pada otot, susunan syaraf dan jaringan lain sehingga tubuh mati sedikit demi sedikit. Sebenarnya tidak ada batasan yang tegas pada usia berapa penampilan seorang mulai menurun. Pada setiap orang, fungsi fisiologis alat tubuhnya sangat berbeda, baik dalam hal pencapaian puncak maupun saat menurunnya. Proses penuaan merupakan akumulasi secara progresif dari berbagai perubahan fisiologi organ tubuh yang berlangsung seiring berjalannya waktu, selain itu proses penuaan akan meningkatkan kemungkinan terserang penyakit.

Elizabeth B. Hurlock menggambarkan secara umum kondisi lanjut usia yaitu, keadaan fisik lemah dan tak berdaya, sehingga harus tergantung pada orang lain. Status ekonominya sangat terancam, sehingga cukup beralasan untuk melakukan berbagai perubahan besar dalam pola hidupnya. Menentukan kondisi hidup yang sesuai dengan perubahan status ekonomi dan kondisi fisik. Mencari teman baru untuk menggantikan suami atau istri yang telah meninggal atau pergi jauh dan atau cacat. Mengembangkan kegiatan baru untuk mengisi waktu luang yang semakin bertambah. Belajar unuk memperlakukan anak sudah besar sebagai orang dewasa. Mulai terlibat dalam kegiatan masyarakat yang secara khusus direncanakan untuk orang dewasa. Mulai merasakan kebahagiaan dari kegiatan yang sesuai untuk orang berusia lanjut dan memiliki kemauan untuk mengganti kegiatan lama yang erat dengan kegiatan yang lebih cocok, lansia menjadi sangat rentan terhadap gangguan kesehatan termasuk depresi disebabkan oleh stress dalam menghadapi perubahan kehidupan seperti pensiun, penyakit, dan ketidakmampuan fisik, penempatan di panti  social , kematian pasangan, serta semakin berkurangnya ketersediaan dukungan social dari keluarga dan sanak saudara . 

Dukungan Sosial didefinisikan sebagai persepsi atau pengalaman bahwa seseorang dicintai dan disayangi, dihargai dan dinilai dan merupakan bagian dari suatu jaringan sosial yang memberikan bantuan dan kewajiban secara timbal balik. Dukungan sosial dapat berfungsi antara lain untuk memenuhi kebutuhan adanya bimbingan, memberikan adanya perasaan ada teman yang bisa diandalkan, meyakinkan keberhargaan diri, kesempatan untuk memberikan perhatian kepada orang lain, kasih sayang dan interogasi social. Dukungan sosial adalah keberadaan, kesediaan, kepedulian, dari orang-orang yang dapat diandalkan, menghargai dan menyayangi kita. Menurutnya dukungan social selalu mencakup dua hal penting, yaitu persepsi bahwa ada sejumlah orang yang dapat diandalkan oleh individu pada saat ia membutuhkan bantuan dan derajat kepuasan akan dukungan yang diterima berkaitan dengan persepsi individu bahwa kebutuhannya dipenuhi (Sarason dalam Kuntjoro, 2002).

Secara umum, lansia ingin tinggal bersama dengan keluarga terutama keluarga inti serta mendapatkan perawatan yang baik dari keluarganya. Namun, karena beberapa faktor, lansia tidak mendapatkan perawatan dari keluarga, seperti, tidak memiliki keturunan, memiliki keturunan tetapi keturunannya tersebut meninggal terlebih dahulu, anak pergi ke mertua, anak tidak mau direpotkan untuk mengurus orang tua dan anak terlalu sibuk dengan urusan kerjaanya sehingga lansia atau keluarga memutuskan panti sebagai salah satu alternatif untuk mendapatkan perawatan dan pelayanan secara memadai bagi lansia.

Semakin tinggi dukungan sosial, semakin rendah kejadian depresi pada lansia yang tinggal di panti. Sementara itu, tingginya stresor dan peristiwa-peristiwa kehidupan yang tidak menyenangkan dapat menimbulkan kemungkinan lanjut usia mengalami kecemasan, kesepian, sampai pada tahap depresi. Selain itu, dukungan yang kurang dapat menyebabkan depresi, mulai dari ringan sampai kronis.

Depresi merupakan gangguan alam perasaan (mood) yang ditandai dengan kemurungan dan kesedihan yang mendalam dan berkelanjutan sehingga kehilangan gairah hidup, tidak mengalami gangguan dalam menilai realitas. Kejadian depresi sangat bervariasi sehingga depresi dikenal dengan gejala yang ringan, sedang, berat, dengan atau tanpa ciri. Selain itu, gejala depresi dapat berupa konsentrasi menurun,  harga diri dan kepercayaan diri berkurang, perasaan bersalah, pesimis memandang masa depan, gagasan atau perbuatan membahayakan diri atau bunuh diri, pola tidur berubah, dan nafsu makan menurun.

Menjadi tua merupakan proses alamiah, yang berarti seseorang telah melalui tiga tahap kehidupannya, yaitu anak, dewasa, dan orang tua. Lansia memerlukan dukungan sosial dari lingkungannya untuk menghadapi proses penuaan. Dukungan sosial memberikan dampak pada dorongan kesehatan dan kesejahteraan. Selain itu, dukungan sosial memberikan dampak yang baik terhadap harapan dan motivasi lansia sebagai anggota sosial untuk penerimaan dan aktualisasi diri dalam lingkungan sosial maupun masyarakat, serta meningkatkan peran serta sosial dalam beriteraksi. Selain itu, dukungan sosial pada lansia akan memberi perasaan nyaman, dicintai ketika mengalami depresi, bantuan dalam bentuk antusiasme, empati, kepercayaan, perhatian sehingga individu yang menerimanya merasa berharga.

Oleh karena itu, dukungan sosial sangat dibutuhkan oleh lansia.  Upaya yang dapat dilakukan oleh pihak panti social  adalah  meningkatkan kegiatan bersama yang diikuti semua lansia, seperti, makan bersama, kegiatan senam rutin, kegiatan ibadah bersama, serta acara hiburan seperti menonton bersama dan kegiatan bersama lainnya. Selain itu, petugas kesehatan dapat terus meningkatkan kompentensi agar dapat memberikan pelayanan kesehatan pada lansia khususnya untuk mengantisipasi kejadian depresi pada klien yang berada dipanti social .

 

Referensi :

  1. https://www.bing.com/images/search?q=artikel dukungan sosial dan depresi - Bing images
  2. ews.unair.ac.id/2020/08/04/dukungan-sosial-dan-depresi-pada-lansia-di-panti/
Penulis: 
Rusmawaty Sitorus,S.Kep.,Ners | Perawat Panti Sosial Bina Serumpun Dinas SosialPMD BABEL
Sumber: 
Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kep.Bangka Belitung

Artikel

01/12/2021 | Perawat Pada Panti Sosial Bina Serumpun Sebalai (UPTD.DINSOSPMD)
18/11/2021 | Perawat Pada Panti Sosial Bina Serumpun Sebalai (UPTD.DINSOSPMD)
23/09/2021 | Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kep.Bangka Belitung
23/09/2021 | Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kep.Bangka Belitung
22/09/2021 | Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kep.Bangka Belitung
04/12/2020 | Ns. MUSTIKAWATI, SKep
15/03/2016 | Wuri Handayani. S.Psi
22/03/2016 | Dwi Ratna Lakitasari, S.Psi.
14/12/2016 | MUSTIKAWATI, S.Kep